Thursday, June 23, 2011

Mengungkapkan Pikiran

Tadi malam sekitar jam 9 malam, aku sedang membaca sebuah novel di kamarku lalu mama tiba-tiba masuk ke kamar. Beliau cerita kalau kesulitan tidur karena ngga enak badan, aku hapal sekali mama selalu begitu kalau sedang memikirkan sesuatu. Aku pun bertanya tentang masalah apa yang dipikirkannya.

Singkat cerita, beliau kesal pada tukang cat yang sudah dibayar untuk mengecat tembok rumah kami. Karerna hari minggu ini kita mengadakan arisan keluarga, beliau berpesan kepada bos tukang cat agar menyelesaikan semuanya kemarin, agar hari minggu nanti rumah sudah bersih dan ngga bau cat lagi. Jadi datanglah si bos tukang cat dengan 5 anak buahnya, padahal biasanya cuma 2. Mama pun berharap semua selesai, berhubung juga para tukang cat di bayar per hari, dan itu ngga murah juga.

Jam masih menunjukkan jam 4.30 sore, dan kegiatan mengecat ini belum selesai, pas mama lagi menstruasi pulak, hasilnya mama terserang emosi negatif alias dongkol sama para tukang cat. Beliau juga kecewa mereka tidak bekerja sesuai jam kerja, kan janjinya jam 8-5. Tapi selalu datang terlambat dan pulang lebih cepat. Itu semua belum seberapa, si bos tukang cat masih minta uang untuk kepala pemborongnya lagi. Melihat itu semua mama makin pusing, tanpa bisa melakukan apa2. Beliau lalu mencoba bicara sama bos nya, yang ada itu bos malah "nge-mop" duluan dengan ngaku2 kalau selama ini dia kerja di rumah2 mewah sampai rumah gubernur. Mama jadi tinggal pasrah aja tanpa bisa protes.

Mama pun ngga bisa menghilangkan kesalnya, dan merasa di tipu, dia jadi menyalahkan dirinya sendiri karna ga bisa asertif. And I said to her that, semua orang kan ngga sama, ada yang asertif dan ada yang ngga. Klise sih, tapi bisa bantu melegakan sepertinya.

Memang ngga bisa mengungkapkan pikiran itu bikin ngga enak setengah mampus, tapi terlalu agresif mengungkapkan pikiran juga ga baik. Sepetinya berapa pun jumlah usia kita tetap harus terus belajar untuk jadi asertif agar komunikasi ngga menghasilkan perseteruan.

Get well soon my Mom. I love you...

No comments:

Post a Comment

Stelah bca mohon di kasi komentar yh teman"...
thx b4 !!
=]